3 Alasan Mikel Arteta Layak Jadi Pelatih Arsenal Musim Depan

3 ALASAN MIKEL ARTETA LAYAK JADI PELATIH ARSENAL MUSIM DEPAN

SBODEWA.net - Arsene Wenger telah resmi berpisah dengan klub yang telah dilatihnya selama 22 tahun, Arsenal. Sang pelatih telah berjasa banyak untuk tim asal London tersebut hingga menjadi tim terbaik di Eropa.

Namun sayangnya dalam beberapa tahun terakhir, Arsenal harus mengalami penurunan prestasi yang tampaknya sudah tak bisa ditolelir lagi oleh fans dan direksi.

Permasalahannya, kini Arsenal harus mencari pelatih yang sepadan dan mampu membawa kembali kejayaan Arsenal. Sayangnya beberapa pelatih top Eropa seperti Massimiliano Allegri, Luis Enrique dan Carlo Ancelotti telah terang-terangan menolak untuk menahkodai The Gunners.

Mikel Arteta kini dikabarkan menjadi kandidat satu-satunya yang tersisa dan berpotensi besar menjadi pelatih Arsenal untuk musim depan. Arteta sendiri belum memiliki pengalaman dalam menangani sebuah klub. Dia merupakan assisten manager Pep Guardiola di Manchester City.

Namun justru hal tersebut bisa menjadi poin positif tersendiri kenapa Arsenal harus memilih Mikel Arteta sebagai pelatih utamanya. Kenapa? Berikut ulasannya.

1. Mikel Arteta merupakan "murid" perpaduan Arsene Wenger dan Pep Guardiola.

Sepanjang kariernya sebagai pemain sepak bola, Mikel Arteta pernah bermain untuk Arsenal sepanjang tahun 2011 hingga tahun 2016. Arsenal menjadi klub terakhir Mikel Arteta sebelum memutuskan gantung sepatu.

Selama berseragam The Gunners, Arteta merupakan pemain favorit Wenger. Sang pemain mampu menerapkan strategi yang Wenger inginkan di lapangan. Arteta juga berhasil mempersembahkan satu piala FA Cup dan 2 trofi Community Shield untuk The Gunners.

Setelah gantung sepatu sebagai pemain, Arteta melanjutkan kariernya sebagai asisten manajer Pep Guardiola di Manchester City. Duet Spanyol ini berhasil membawa Man City berjaya di Liga Inggris musim ini. Trofi Liga Inggris dan Carabao Cup menjadi pembuktian kehebatan Pep dan Arteta.

Meskipun belum memiliki pengalaman sebagai pelatih utama, Arteta telah memiliki ilmu kepelatihan yang cukup dari dua pelatih hebat dunia, yaitu Arsene Wenger dan Pep Guardiola. Pengalamannya bekerja sama dengan kedua pelatih tersebut akan menjadi keuntungan tersendiri bagi Arsenal.

Hal ini seperti yang terjadi kepada Zidane, dia menjadi pelatih Madrid tanpa memiliki pengalaman menjadi pelatih utama. Namun dia memiliki pengalaman sebagai pemain Madrid dan menjadi asisten pelatih hebat, Carlo Ancelotti saat berhasil memberikan gelar Liga Champions ke sepuluhnya.

BACA JUGA : TINGGALKAN NEGERI RATU ELIZABETH, 5 PEMAIN INI JADI PEMAIN GALACTICOS

Hal tersebut membuatnya bisa memahami klubnya saat ini, dan membawa prestasi yang sangat luar biasa meskipun berstatus pelatih baru.

So, Arsenal tak perlu ragu untuk menjadikan Arteta sebagai pelatih utama untuk musim depan. Bisa jadi dialah kunci kebangkitan Arsenal untuk musim depan di Liga Inggris.

2. Mendapat dukungan penuh Arsene Wenger sebagai penerusnya.

Arteta bermain untuk Arsenal selama 5 tahun sebelum memutuskan untuk pensiun. Arsene Wenger telah mengenal dengan sangat baik mantan anak asuhnya tersebut. Dilansir dari Skysports, Wenger menyatakan jika Mikel Arteta memiliki semua kualitas untuk menjadi seorang manager.

Dia mengenal klub dengan baik, memiliki passion dan merupakan seorang pemimpin yang berkarisma. Arteta sendiri merupakan kapten Arsenal saat membela The Gunners. Oleh karena itu, hal tersebut merupakan hal yang cukup untuk menjadikannya difavoritkan menjadi pelatih utama Arsenal untuk musim depan.

Namun Wenger sendiri dalam hal ini tidak dilibatkan oleh klub untuk memilih penggantinya. Klublah yang akan memutuskan siapa pelatih Arsenal untuk musim depan. Namun jika Arteta yang menjadi pilihannya, dia memang layak mendapatkan kesempatan untuk melatih The Gunners.

3. Sebuah pertaruhan yang sangat layak dicoba

Sepak bola adalah sebuah olahraga yang dinamis, di mana sebuah perubahan bisa saja terjadi dalam waktu yang sangat cepat. Satu yang menjadi tren saat ini adalah kesuksesan para pelatih muda meskipun belum memiliki pengalaman yang cukup.

Pep Guardiola, Zinedine Zidane, Luis Enrique dan Julian Nagelsmann menjadi contoh pelatih muda sukses di era sepak bola modern ini. Bahkan terakhir ia memulai karier kepelatihannya di usia 28 tahun pada tahun 2016 yang menjadikannya pelatih termuda di Bundesliga, dilansir dari Transfermarkt.com. Nagelsmann musim ini bahkan berhasil membawa tim papan bawah, Hoffenheim finish di posisi 4 klasemen akhir Liga German.

Arsenal patut mencontoh keputusan seperti yang dilakukan Real Madrid dan Barcelona dulu, saat menjadikan Guardiola dan Zidane menjadi pelatih utama meskipun masih miskin pengalaman sebagai seorang manajer. Hal tersebut terbukti berhasil menjadikan kedua klub meraih prestasi tertinggi mereka.

Oleh karena itu, Mikel Arteta menjadi sebuah pilihan yang tepat untuk menahkodai Arsenal untuk musim depan. Dia masih berusia 31 tahun, darah muda seorang pelatih pastinya akan membawa sebuah kesegaran ke dalam tubuh tim.

Visi bermain dan strategi permainan yang dibawanya pastinya akan semakin membuat Arsenal yang juga diisi oleh pemain-pemain muda semakin kuat dan bersemangat.

3 Alasan Mikel Arteta Layak Jadi Pelatih Arsenal Musim Depan